...pabila cinta memanggilmu...
Ikutilah dia walau jalannya berliku-liku...
Dan, pabila sayapnya merangkulmu...
Pasrahlah serta menyerah,
walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu..."
(Kahlil Gibran)
Fotografi digital memudahkan kita memahami dunia fotografi, hasil jepretan langsung bisa di review melalui jendela LCD, sehingga kita bisa mengevaluasi hasil jepretan, karena data teknis yg berkaitan dengan Jepretan tadi terlihat dan terekam, berbeda dengan Fotografi Konvensional, dimana kita harus mencetaknya dulu baru dapat melihat, me-review dan mengevaluasi hasil jeperetan, data teknis-nya pun kita harus mencatatnya terlebih dahulu, sehingga butuh banyak biaya dan waktu yg terbuang untuk bisa memperbaiki kemampuan fotografi kita
Seni Fotografi digital bisa diibaratkan sebagai melukis dengan cahaya, dalam hal ini kamera dan Lensa yang menggantikan peran kuas dan cat. Ada dua hal yg memegang peranan terpenting dalam kamera dan lensa, yaitu Shutter Speed dan Aperture
Shutter Speed adalah lamanya waktu yg diperlukan untuk menyinari sensor CMOS ato CCD pada kamera digital, dan Film pada kamera konvensional. Pada Kemera tertera angka-angka 250,125,60,30,15 dst. Ini berarti lamanya penyinaran adalah 1/250 detik, 1/125 detik, 1/60 detik, dst.
Semakin besar angkanya berarti semakin cepat waktu yg digunakan, hal ini akan menciptakan efek diam (freeze), misalnya kita akan memotret objek yg sedang bergerak, misal mobil, dengan efek diam, kita memerlukan setidaknya shutter speed diatas 1/125 detik
Sebaliknya bila kita akan memotret objek tersebut dengan efek bergerak, maka dibutuhkan shutter speed kurang dari 1/125 detik, sebaiknya dilakukan dengan cara mengikuti arah gerak objek, hal ini disebut teknik panning,
Dua hal diatas tergantung juga dari kecepatan objek tersebut bergerak, semakin cepat objek bergerak, berarti semakin tinggi shutter speed yg dibutuhkan agar memperoleh efek diam atau bergerak yang kita inginkan, Perlu diperhatikan, semakin rendah shutter speed, akan mengakibatkan semakin besar juga kemungkinan terjadinya camera shaking, yg akan mengakibatkan hasil jepretan menjadi goyang dan tidak tajam
Agar aman, gunakan shutter speed diatas 30 atau 1/30 detik, kalo memang menginginkan shutter speed lebih rendah, misal 1/15 detik, 1/8 detik ato yg lebih rendah, gunakan gunakan penyangga ato tripod

Mungkin kita dah sering banget mengenal kata bosen, ato mungkin saja sudah jadi saudara kita. hehehe. ya, memang bosen tak kan lepas dari kita, sebab hal tersebut adalalah sebuah fitrah yang di berikan allah untuk kita. Lalu bagaimana mengolah rasa bosan tersebut menjadi sebuah hal yang paling menakjubkan?mau tahu kan?. . . .
Rasa bosan adalah sebuah kenyataan diri kita bahwa terjadi penolakan antara nafsu dengan keinginan benar kita, hanya saja tinggal kita lihat apakah kadar nafsu kita lebih banyak atau sedikit. Jika lebih banyak maka tentunya bosan adalah jawabannya. Jika dalam silsilah keluarga bosan, bosan memiliki saudara yang tak kalah besar pengaruhnya, yaitu malas. Bosan tidak berarti malas tapi malah sudah tentu bosan. Nah, bagaimana mengolah hal tersebut?
Pertama, yang harus kita terapkan pada pikiran kita adalah rasa bosan adalah sebuah karunia allah yang sangat indah, jika tidak ada bosan maka kita akan terus saja bekerja yang nantinya akan berdampak pada kesehatan. Allah maha adil menciptakan rasa yang dapt membuat kita menjadi relax untuk beberapa saat, bagaimana tidak, ketika kita bosan, kita pasti akan melupakan kegiatan yang sedang berlangsung dan mengalihkan perhatian kita untuk sesuatu yang membuat kita senang, bukan?
Kedua, bosan ibarat sebuah kayu, jika kita ingin kehangatan tentunya kita olah agar kayu tersebut agar kita menjadi hangat. Sama halnya dengan kita, jika kita ingin mencapai tujuan kita maka kita memodifikasi rasa bosan menjadi sebuah motivasi agar tujuan kita tercapai
Ketiga, jangan membenci rasa bosan, seperti kata pepatah semakin kita membencinya, maka kita akan merasa sayang terhadap rasa bosan. Tentunya tidak mau kan? Yaiyalah ntar semakin sayang ma rasa bosen, baru tahu rasa lho kalo dikenalin dengan saudaranya yang bernama bang “malas”.hehehehe
Jadi yang dapat kita simpulkan disini adalah syukuri semuah fitrah kita yang telah diberikan allah kepada kita, tugas kita hanyalah mengolah fitrah tersebut agar menjadi sangat indah
Semoga berguna
Maju terus para pemberantas KORUPSI basmi dan bersihkan seluruh tubuh pemerintahan.
Berbekal rasa kasih di dalam bulan suci ini semua diharapkan untuk saling menghargai satu sama lainnya, baik itu orang muslim maupun non muslim, semua bersama-sama saling menghargai. Namun sedikit hati saya terganggu oleh suatu tayangan berita di televisi, dimana salah satu Ormas Islam di Indonesia mulai merasia dan menyisir beberap tempat di Ibu Kota Jakarta, lalu merka melihat salah seorang pemabuk kemudian memukuli orang itu.Dan juga ada lagi sebuah tayangan dimana Petugas Satpol PP di salah satu daerah di Indonesia menutup pkasa warung yang tetap buka di siang hari. Bagaimana sampai hal ini bisa terjadi? Apakah di bulan ynag penuh rahmat ini kita harus bersikap arogan dan egois dengan tidak mau mengontrol emosi kita sendiri? Apakah di Bulan suci ini kita harus mengorbankan pula kpentingan orang lain yang tidak berpuasa? Bukankah Allah telah berfirman " Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa,........" Bukankah ayat tersebut dapat kita jadikan acuan bahwa yang wajib berpuasa adalah orang-orang yang beriman? lalu sebagai orang yang beriman bukankah seperti warung yang buka di siang hari merupakan salah satu ujian kita untuk menunjukkan keimanan kita terhadap Allah SWT?
Jika saja kita mau saling menghargai kepentingan orang lain kita pasti bisa mencegah hal-hal tersebut terjadi. Dimana pemerintah juga turut berperan aktif daam mensukseskan bulan Ramadhan yang suci ini tanpa harus menggunakan kekerasan dan merugikan salah satu pihak. Sebagai seorang muslim saya sedikit kesal dengan cap yang diberikan orang kalau Islam itu kasar dan lain sebagainya. Namun menurut saya yang kasar dan sok itu adalah hanya sebagian orang saja. Islam itu agama ang cinta damai, bahkan Nabi Muhammad SAW dapat hidup berdampingan dengan orang kafir tanpa harus melkukan kekerasan terhadap mereka.
Ayo di bulan yang penuh Rahmat dan Ampunan ini mari kita tunjukkan kalau agama Islam itu adalah agama yang cinta damai, tidak seperti yang dikatakan orang-orang. Kita kembalikan citra Islam yang telah tercoreng oleh perbuatan teroris dan orang-orang radikal yang lainnya. Jika ingin melakukan suatu kekerasan atau kerusuhan jangan menggunakan nama agama.
Mari kita sucikan hati dan pikiran kita. Kita hadapi masalah dengan kepala dingin dan kita raih kemenangan di bulan yang Fitri ini. Amin
Rasa sayange.... rsa sayang sayange
hei lihat dari jauh rasa sayang sayange,.....
Tidak hanya lagu tersebut, Wayang, Batik, Reog Ponorogo semua diklaim oleh negara tersebut adalah miliknya. dan yang terbaru adalah kemunculan tari Pendet dari Bali yang dimunculkan di dalam iklan negara tersebut. Setelah itu apalagi? Apakah nantinya bahasa yang kita pakai yaitu Bahasa indonesia juga akan diakui mereka? sebenarnya maksud mereka itu apa? Jangan-janagan mereka cuma pura-pura bersahabat tapi sebetulnya ingin merusak negara kita Indonesia.
Sebagai orang Indonesia ayo kita rapatkan barisan kita untuk mempertahankan budaya dan warisan kita. Jangan lagi ada negara atau siapun yang mencuri warisan nenek moyang kita. Ayo kita pikirkan bagaimana caranya supaya budaya kita ini tetap lestari. Jangan hanya menunggu pemerintah yang bergerak, ayo kita juga lakukan suatu gerakan untuk negeri ini.
Salam dari orang Indonesia untuk seluruh rakyat Indonesia
aku disini sekdar pengen tahu gimana caranya sih nikin and ngegunain Blogg. jadi buat temen2 yang udah pada ahli tolong aku dikasih tahu dong gimana-gimananya tentang blog ini! thanks bgt yo!

